Arsip Bulanan: Oktober 2009

Garut Sudah Patenkan 31 Motif Batik Khas Daerah

Juju Juariah (kiri) dan Yati menyelesaikan pengerjaan batik Garut di Selasar Sunaryo, Bandung, Jawa Barat, Selasa (2/12). Buku berbahasa Belanda berjudul Garut en Omstreken menyebutkan, pada 1920-an batik Garut sudah dijadikan buah tangan khas yang kerap dibawa orang sepulang dari daerah itu.GARUT, KOMPAS.com – Sebagai warisan busaya asli Indonesia, batik tersebar di hampir seluruh pelosok daerah termasuk batik khas Garut, Jawa Barat yang sering disebut Batik Garutan. Sejauh ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Garut sudah mendata motif-motif batik garutan yang jumlahnya sudah mencapai ratusan.

“Namun dari ratusan motip produk kearifan lokal tersebut, hingga kini hanya 31 jenis motif yang telah memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sedangkan selebihnya masih diproses,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda setempat H. Budiman, SE, M.Si, Jumat (2/10).

Budiman mengatakan barik garutan memiliki ciri khas bentuk geometrik sebagai ragam hiasnya. Bentuk geometrik umumnya mengarah pada garis diagonal dan bentuk “kawung” (belah ketupat). Selain itu, terdapat motif flora dan fauna. Warnanya didominasi krem dipadukan dengan warna cerah lainnya, yang juga merupakan karakteristik khas batik garutan.

Para pelaku industri batik garutan sudah melakukan kategorisasi untuk produk yang dijual ke pasaran. Kini terdapat tiga logo batik garutan, masing-masing logo emas untuk batik tulis, logo perunggu untuk batik semi batik tulis dan printing, serta logo perak untuk batik printing.

Kegiatan usaha pembatikan di Garut merupakan warisan nenek moyang secara turun temurun dan telah berkembang lama sebelum masa kemerdekaan. Batik Garut semakin popular dengan sebutan Batik Tulis Garutan mulai tahun 1945 dan mengalami masa kejayaaanya antara tahun 1967 hingga 1985 dengan 126 unit usaha. Namun, industri batik garutan mengalami penurunan akibat semakin pesatnya batik printing/batik cap dan kurang minatnya generasi penerus pada usaha batik tulis.

Saat ini pengolahan batik garutan terkonsentrasi di Garut Kota, dengan rata-rata kapasitas produksi setiap tahun 1.296 potong, yang dikelola tiga pengusaha termasuk produsen. Untuk menggiatkan kembali industri batik garutan, Budiman mengharapkan warga Garut mendukung dengan menggunakan batik khas tersebut. Pemerintah daerah setempat juga sudah mewajibkan semua pegawai mengenakan batik setiap Jumat.


Mari Kita Renungkan

Source: www.detiknews.com
Gempa yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) ternyata tidak hanya sekali. 10 menit kemudian gempa susulan berkekuatan 5,5 Skala Richter kembali mengguncang Waingapu, NT
——————————————————————————————————————————————–
Source: www.detiknews.com
Gempa kembali melanda wilayah Indonesia. Kali ini gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Waingapu, Nusa Tenggara Timur (NTT)
———————————————————————————————————————————————
Source: regional.kompas.com
AMBON, KOMPAS.com – Warga Saumlaki, ibukota Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB) maupun di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), membunyikan kentongan dan tiang listrik sebagai tanda untuk menyelamatkan …
——————————————————————————————————————————————–
Source: republika.co.id
JAKARTA–Sebuah pohon berusia tua di Jalan Raya Cacing, RT 11/6, Kelurahan Semperbarat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Sabtu (24/10) tumbang dan menimpa rumah penduduk.
———————————————————————————————————————————————
Source: www.detiknews.com
Departemen Kesehatan (Depkes) menyatakan belum ada laporan korban jiwa akibat gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) yang berpusat di Laut Maluku. Namun, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Depkes segera mengirimkan tim ke Saumlaki.
——————————————————————————————————————————————–
Source: www.detiknews.com
Gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) yang mengguncang laut Maluku juga terasa hingga Papua. Getaran terasa dari Sorong hingga Merauke.
Source: www.detiknews.com
Gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter (SR) mengguncang laut Maluku. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melansir gempa ini berpotensi tsunami.
Source: www.detiknews.com
Source: www.detiknews.com
Gempa berkekuatan 5,1 SR di Sukabumi dirasakan juga di Bogor, Jawa Barat. Namun gempa itu terbilang kecil dan tidak berbahaya.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.