Mengolah Kulit Hewan Menjadi Berbagai Produk Kulit yang Menarik

Kulit hewan, terutama kulit kambing, domba dan sapi merupakan bahan baku yang sangat baik untuk pembuatan berbagai jenis kerajinan dari kulit mulai dari sepatu, sandal, jaket, tas, topi, ikat pinggang, gantungan kunci, suvernir dan berbagai asesoris di dalam ruangan yang sangat indah dan menarik.Sebelum dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan berbagai barang kerajinan kulit hewan tersebut terlebih dahulu diolah melalui proses penyamakan hingga diperoleh bahan baku yang siap dibentuk menjadi berbagai barang kerajinan. Proses penyamakan biasanya sangat menentukan baik buruknya kualitas bahan baku kulit yang akan dipakai oleh industri kerajinan kulit.

Kulit hewan mentah terutama kulit kambing dan domba biasanya mudah diperoleh di dalam negeri, khususnya di wiyalah Jawa Barat. Kulit hewan yang sudah disamak biasanya dilempar ke pasar lokal, yaitu kepada industri sepatu, tas, jaket dan lain-lain disamping dilempar ke pasar ekspor.

Sejauh ini, industri kerajinan kulit yang mengolah kulit hewan menjadi berbagai produk kebutuhan di dalam negeri, khususnya di Garut, sudah cukup mapan. Bahkan seringkali industri kulit di dalam negeri mengalami kekurangan bahan baku kulit. Salah satu sentra industri kulit yang sudah cukup dikenal di tanah air adalah sentra industri kerajinan kulit di kota Garut, Jawa Barat. Di sentra industri kulit inilah lahir para pengusaha kulit tangguh yang tidak hanya mampu memasarkan produknya di pasar dalam negeri, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor di berbagai negara.

Fadhil Suharto dengan Fawwaz Leather Industries-nya adalah salah seorang pengusaha muda yang kini menggeluti industri kulit di Garut, Jawa Barat. Produk utama kerajinan kulit yang dibuat Fadhil adalah jaket kulit. Produk kulit lainnya yang juga diproduksi Fawwaz Leather Industries adalah sepatu, minibag, sabuk, tas, topi, dompet, sandal, wadah Hand Phone dan lain-lain.

Fadhil memulai kegiatan usaha kerajinan kulitnya pada tahun 2000. Dengan mempekerjakan 20 orang karyawan (11 orang diantaranya karyawan tetap). Berbagai produk kulit buatan Fawwaz Leather Industries dijual ke berbagai kota besar di Jawa Barat seperti Bandung, Sukabumi, Cirebon dan DKI Jakarta serta beberapa provinsi lainnya antara lain Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan lain-lain, sedangkan ekspor sudah dilakukan ke Singapura, Jepang dan Malaysia.

Pengiriman barang atas pesanan dari kalangan pembeli luar negeri sudah dilakukan Fawwaz Leather Industries secara rutin. Setiap tahun selalu ada pengiriman barang ke pasar ekspor atas pesanan dari para pembeli di luar negeri.

Selain karena model/desain jaket kulit dan produk kulit lainnya yang sangat menarik, bahan kulit hewan yang dipergunakan Fawwaz Leather Industries untuk pembuatan berbagai produk kulit tersebut juga kualitasnya cukup baik. Kombinasi model/desain yang menarik dengan bahan baku kulit yang berkualitas ditambah dengan harga jualnya yang kompetitif membuat kalangan pembeli dari dalam dan luar negeri tertarik untuk membelinya.

Fadhil sendiri mengaku dapat membuat produk kulit berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif karena perusahaannya mengembangkan bahan baku kulit sendiri. Fawwaz Leather Industries memiliki fasilitas industri kulit yang terintegrasi mulai dari hulu sampai hilir. Selain memiliki industri hilir kulit berupa industri kerajinan yang memproses kulit samakan menjadi berbagai produk jadi seperti jaket kulit, sepatu, tas dan lain-lain, Fawaz Leather Industries juga memiliki fasilitas industri penyamakan kulit sendiri.

“Dengan kegiatan industri pengolahan kulit yang terintegrasi dari hulu sampai hilir, maka kami memiliki kesempatan untuk mengontrol kualitas produksi mulai dari bahan baku sampai pada produk jadi yang siap dijual kepada konsumen. Bagi kami kendali mutu ini sangat penting karena sangat menentukan citra produk dan perusahaan kami di mata konsumen,” kata Fadhil.

Dengan menerapkan sistem kendali mutu yang cukup ketat, Fawwaz Leather Industries berhasil mendapatkan sertifikat Standard Industri Indonesia (SII) khusus untuk jaket kulit yang diterbitkan oleh Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik Yogyakarta pada tahun 2007 ini. Fawwaz Leather Industries juga mendapatkan sertifikat SII untuk ukuran jaket kulit pria dewasa dari lembaga yang sama.

Dengan fasilitas produksi yang dimiliki saat ini, Fawwaz Leather Industries setiap bulannya kini mampu memproduksi 200 pasang sepatu, 300 pasang sandal karet, 200 buah topi, 300 buah sabuk dan lain-lain.

Fadhil mengakui sampai saat ini kendala teknologi masih menjadi kendala utama dalam upaya meningkatkan produksi berbagai produk kerajinan kulitnya. Upaya peningkatan teknologi produksi pun terus dilakukan Fadhil dengan tujuan agar bisa membuat produk kulit yang rapi, bagus dan ukurannya seragam (standard) dengan kualitas yang lebih bagus. Selain itu, dengan menggunakan teknologi yang lebih mutakhir, maka produktivitas perusahaan pun bisa lebih ditingkatkan.

situs terkaid fawwaz leather

1. http://blogs.garutleather.com

2. http://www.garutleather.com

3. http://www.facebook.com/?ref=home#!/profile.php?id=100001218736946

Sumber : Majalah Kina (No.5-2007) Departemen Perindustrian RI

About Kang Paku

saya terlahir di sebuah pegunungan di sebuah kota kecil ya itu Garut lahir dengan susah paya dan tidak di tolong oleh puskesmas mapun rumah sakit, tetapi hanya menganadlkan duku bayi betul betul tradisional sekali prosesi kelahiran saya kini saya berlalu lalang dari kota satu ke kota lainya demi menggapai sebuah cita-cita luhur Lihat semua pos milik Kang Paku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: